PRESCRIPTION SAFETY GLASSES INDONESIA DENGAN STANDAR ANSI Z87

 

KATARAK

Adalah proses kekeruhan yang terjadi pada sebagian/seluruh lensa mata, dan merupakan penyebab tersering kebutaan yang dapat diobati di seluruh dunia.

PENYEBAB

Sebagian besar timbul pada usia tua sebagai akibat dari pengaruh lingkungan seperti merokok, radiasi UV & peningkatan kadar gula. Kadang ini disebut juga sebagai katarak terkait usia. Sejumlah kecil katarak ditimbulkan oleh penyakit mata dan beberapa diantaranya bersifat kongenital (cacat lahir) dan dapat diturunkan.

GEJALA

  • Menyebabkan rasa silau

Tajam penglihatan berkurang, pada beberapa pasien tajam penglihatan yang diukur di ruangan gelap mungkin tampak memuaskan, sementara bila dilakukan dalam keadaan terang maka tajam penglihatan akan menurun sebagai akibat dari rasa silau dan hilangnya kontras.

  • Menyebabkan hilangnya penglihatan tanpa rasa nyeri
  • Dapat mengubah kelainan refraksi

Pada bayi, katarak dapat mengakibatkan ambliopia (kegagalan perkembangan penglihatan normal). Bayi dengan dugaan katarak/riwayat keluarga katarak kongenital harus dianggap sebagai masalah yang penting oleh spesialis mata.

PENANGANAN

Meskipun telah banyak usaha yang dilakukan untuk memperlambat atau mencegah terjadinya katarak, pengobatan tetap harus melalui suatu pembedahan, tidak perlu menunggu katarak menjadi "matang".

Dengan suatu tes untuk menentukan apakah katarak telah menyebabkan gangguan penglihatan sehingga menyebabkan penurunan kualitas hidup, maka harus dilakukan  "pembedahan".

Operasi katarak terdiri dari pengangkatan sebagian besar lensa dan penggantian lensa dengan implan plastik. Operasi ini dapat dilakukan dengan irisan luas dengan jahitan konvensional atau dengan irisan kecil dan lensa dikeluarkan dengan alat fakoemulsifikasi.

Pasca operasi diberikan pengobatan tetes mata steroid & antibiotik jangka pendek. Kacamata baru dapat diresepkan setelah beberapa minggu ketika bekas operasi telah sembuh.

Catatan :

Di Negara-negara maju pembedahan katarak dilakukan ketika gejala visual mengganggu kualitas hidup. Di seluruh dunia lebih dari 20juta orang menjadi buta akibat katarak.

WHO telah membuat Project 2020 untuk mengatasi masalah ini. Dengan tujuan untuk menghilangkan katarak sebagai penyebab kebutaan pada tahun 2020.