PRESCRIPTION SAFETY GLASSES INDONESIA DENGAN STANDAR ANSI Z87

 

 
MYOPIA/RABUN JAUH

Rabun jauh/myopia adalah suatu kondisi dimana obyek dekat terlihat jelas sedangkan obyek jauh terlihat kabur. ini terjadi karena bola mata terlalu panjang sehingga cahaya yang memasuki mata tidak terfokus dengan benar. Umumnya rabun jauh pertama terjadi pada anak-anak usia sekolah. dan terus berkembang selama masa kanak-kanak hingga usia 20 tahun. Namun rabun jauh dapat juga berkembang pada orang dewasa karena stress visual atau kondisi kesehatan seperti diabetes.

  

Apa penyebab rabun jauh?

  1. Jika salah satu/kedua orang tua rabun jauh maka ada peluang bagi anak-anak mereka untuk mengalami rabun jauh.
  2. Beberapa kebiasaan seperti sering membaca buku di tempat yang terang sehingga silau, di tempat yang cahayanya redup atau membaca sambil tiduran, menonton TV dan bekerja di depan komputer secara terus-menerus tanpa mengistirahatkan mata.
  3. Kondisi kesehatan seperti diabetes dapat menyebabkan rabun jauh.

Bagi penderita rabun jauh ada beberapa pilihan untuk mendapatkan penglihatan yang jelas seperti :

  1. Menggunakan kacamata/lensa kontak
  2. Orthokeratology, prosedur pemasangan lensa kontak kaku (hard lens) untuk membentuk kembali kornea (permukaan luar depan mata).
  3. Prosedur lase dan bedah refraktif lainnya. Dua prosedur yang umum digunakan adalah Keratectomy Photorefractive (PRK) dan Laser In Situ Keratomileusis (LASIK).

Dalam PRK, laser digunakan untuk membuang lapisan tipis jaringan dari permukaan kornea agar bentuknya berubah sehingga kembali fokus terhadapa cahaya yang memasuki mata. Ada batasan aman terhadap seberapa banyak jaringan yang dapat dibuang.  

 Sedangkan prosedur LASIK tidak membuang jaringan dari permukaan kornea tetapi lapisan didalamnya. Untuk melakukan hali ini, bagian dari permukaan kornea dipotong untuk membuka lapisan dalam kornea, kemudian laser digunakan untuk membuang sejumlah lapisan yang tepat dari jaringan kornea yang diperlukan untuk membentuk kembali mata. Setelah itu lapisan permukaan mata ditutup kembali untuk proses penyembuhan.

 

Orang dengan minus tinggi tetapi memiliki lapisan kornea yang terlalu tipis dapat menjalani prosedur pembedahan dengan menanamkan lensa kecil di mata mereka. Lensa intraocular ini terlihat seperti lensa kontak kecil dan memberikan koreksi optik yang diperlukan secara langsung di dalam mata.

Beberapa saran yang dapat dilakukan :

  • Memejamkan mata sejenak/melihat pemandangan pepohonan hijau dengan jarak yang cukup jauh. Lakukan secara teratur 20 menit mempergunakan mata dan 20 detik istirahat.
  • Pijat perlahan otot mata Anda dengan telapak tangan untuk membantu mata lebih rileks.
  • Konsumsi buah-buahan berwarna merah seperti wortel, tomat dan brokoli juga dapat membantu menjaga kesehatan mata.
  • Atur jarak pandang Anda dengan TV, komputer atau jarak baca Anda minimal 30 cm.

 

Sumber : www.aoa.org, www.doctorawwad.com